PELABELAN SELIMUT BINTANG - AJAIB SUPER PADA GRAF GENERALIZED PETERSEN DAN GRAF MATAHARI
Oleh :
Ismiyati Marfuah
Suatu graf G = (V (G);E(G)) dikatakan memiliki sebuah selimut H-ajaib, dengan H adalah graf bintang, jika setiap garis dalam E(G) berada dalam sebuah subgraf dari G yang isomor_k terhadap graf bintang. Suatu graf G disebut bintang-ajaib jika terdapat suatu pelabelan total _ : V (G)∪E(G) → {1; 2; : : : ;- |V (G)|+|E(G)|}, sedemikian sehingga setiap subgraf H′ = (V ′(H′);E′(H′)) dari G yang isomor_k terhadap graf bintang berlaku _(H′) def = ∑v∈V ′ _(v) +∑e∈E′ _(e) = m(_); dengan m(_) adalah suatu jumlah ajaib yang konstan. Jika label titik-titik menggunakan {1; 2; :::; |V (G)|}, maka jumlah ajaib super dituliskan sebagai s(_). Tujuan penelitian ini adalah menentukan adanya pelabelan selimut bintangajaib super pada graf generalized Petersen GPn,k untuk n = 5; 7, k = 1; 2 dan graf matahari Sn untuk n = 3; 5; 7; 9 dengan menggunakan selimut bintang K1,3. Metode yang digunakan adalah studi literatur. Hasil dari penelitian adalah graf generalized Petersen GPn,k dengan n = 5; 7 dan k = 1; 2 adalah K1,3-ajaib super dan graf matahari Sn untuk n = 3; 5; 7; 9 adalah K1,3-ajaib super.

Links

News

About

Perpustakaan Digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi melalui perangkat digital.