PERKEMBANGAN INDUSTRI KERAJINAN KULIT DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI DI KELURAHAN SELOSARI KABUPATEN MAGETAN
Oleh :
Tea Limostin
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) perkembangan industri kerajinan kulit di Kelurahan Selosari, (2) peranan pemerintah daerah dalam pengembangan industri kerajinan kulit di Kelurahan Selosari, (3) pengaruh industri kerajinan kulit terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat di Kelurahan Selosari. Bentuk penelitian ini deskriptif kualitatif yaitu suatu cara dalam meneliti peristiwa pada masa sekarang dengan menghasilkan data-data deskriptif yang berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang tertentu atau perilaku yang dapat diamati dengan menggunakan langkah-langkah tertentu. Dalam penelitian ini digunakan strategi studi kasus terpancang tunggal yaitu sasaran yang akan diteliti sudah dibatasi dan ditentukan serta terpusat pada satu lokasi yang mempunyai karakteristik tersendiri. Sumber data yang digunakan adalah sumber benda, tempat, peristiwa, informan, dan dokumen. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Tehnik sampling yang digunakan adalah purposive dan snowball sampling. Penelitian ini, untuk mencari validitas data digunakan dua teknik trianggulasi yaitu trianggulasi data dan trianggulasi metode. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif, yaitu proses analisis yang bergerak diantara tiga komponen yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Perkembangan industri kerajinan kulit di Kelurahan Selosari bermula sejak tahun 1960. Tahun 1991 resmi berdiri sentra kerajinan kulit yang berada di Jalan Sawo. Awal berdiri sampai sekarang mengalami peningkatan yang pesat. Jumlah unit usaha saat ini sebanyak 36 UKM dengan 223 tenaga kerja dan 11 kelompok usaha bersama (KUBE) untuk pengrajin menengah ke bawah (2) Pemerintah Daerah berperan baik dalam pengembangan usaha kerajinan kulit di Magetan khususnya di Selosari. Peran yang diberikan kepada para pengrajin yaitu peran edukasional dan fasilitatif. Peran edukasional berupa bantuan pembinaan, pelatihan dan pemberian informasi melalui bimbingan dan penyuluhan. Peran fasilitatif yaitu berupa bantuan modal, teknologi atau peralatan (3) Keberadaan kerajinan kulit di Kelurahan Selosari membawa pengaruh bagi masyarakat Selosari, yaitu adanya pengaruh dalam bidang sosial, misalnya menambah hubungan yang baik antar warga masyarakat dan mengubah status sosialnya dari pengangguran menjadi pengrajin. Pengaruh dalam bidang ekonomi yaitu mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Selosari.

Links

News

About

Perpustakaan Digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi melalui perangkat digital.